Friday, July 24, 2015

Perpisahan

Gak terasa yah, ramadhan telah berlalu. Oiya, Mohon maaf lahir batin ya, maaf atas segala ucapan maupun perilaku yang menyinggung baik disengaja maupun tidak disengaja. Semoga, tahun depan masih dipertemukan kembali. Amiin.

Lebaran tahun ini terasa berbeda dengan tahun sebelumnya. Ya, tanpa kakek dan nenek dari pihak bapak. Nenek meninggal pada tanggal 1 Juli kemaren dan kakek meninggal tepat pada hari idul fitri kemarin dan aku belum sempat bertemu di saat mereka sehat karena aku masih di kota rantauan. 

Aku ingat betul betapa romantisnya mereka di kala hidup. Nenek yang tak ingin duduk jauh-jauh dari kakek, pun walau berselang aku di antara mereka. Kakek yang selalu menceritakan kisah hidupnya dan tak lupa memberikan wejangan untuk aku supaya hidup jujur dan selalu berprasangka baik atas semua yang terjadi. Bahkan, di kala sesaat setelah nenek meninggal, kakek masih sempat menyisakan separuh makanannya untuk nenek. 

Mereka pun tak luput dari kekurangan dan kelebihan yang mereka miliki. Saya mungkin hanya tahu 'luar'nya saja, tapi dari situ saya akhirnya paham. Pasangan itu bukan hanya tentang mencari yang sempurna, tapi mau saling melengkapi dan menerima, menahan ego masing-masing untuk kepentingan bersama. 

Selamat jalan, mbah. Semoga tenang di sana dan diterima dengan baik di sisi-Nya.

No comments:

Post a Comment