Wednesday, June 4, 2014

Rindu Langit Biru



Apa benar itu rindu?
Saat aku sangat ingin bertemu kamu.
Saat aku tak sengaja mengucap namamu dalam doaku.
Saat aku tak sengaja menghadirkanmu dalam mimpiku.

Apa benar itu rindu?
Saat aku mengimajinasikan pertemuan kita.
Saat membayangkan apa yang aku lakukan selanjutnya.
Saat kamulah yang ingin kutemui disaat penat melandaku.

Iya, itu rindu.
Dan saya mulai rindu hal itu.
Rindu Langit biru.
Rindu bau tanah saat pertama kali bertemu hujan.
Rindu udara pagi. 
Rindu dingin yang menyelimuti kulit saya.
Rindu senyum tanpa beban dan kepalsuan.
Saya mulai rindu suasana itu.

Sudah hampir 5 bulan aku berada di sini, di ibukota yang katanya penuh dengan muslihat dan gemerlap dunia. Kota yang dulu pernah jadi salah satu daftar kota yang tidak ingin aku tempati. Hal ini dikarenakan, saat aku lihat di televisi, aku tidak menemukan si perinduku di sini. Aku tidak melihat langit biru, tidak melihat sejuknya udara pagi, dan yang pasti aku bakal jauh dari orangtua ku lagi. Tapi, takdir yang menuntunku ke sini. Dan aku percaya, Tuhan pasti memberikan yang terbaik untukku. Aku yakin ini pilihan Tuhan yang terbaik untukku, untuk meniti karir, mencari ilmu, dan mendapat pengalaman baru. Aku bersyukur, bisa diterima bekerja di salah satu instansi di sini. Aku beruntung dapat kos di dekat masjid. Itu berarti, aku dapat mendengar dengan jelas azan yang dikumandangkan muazin dari kos. Aku juga dapet temen-temen yang baik-baik. Rutinitas setiap hari tak pelak aku lakukan. Ya, beban kerja di sini dan waktu kerja yang lebih banyak membuatku sedikit banyak lupa dengan perinduku. Tapi, aku enjoy saja melakukannya. Aku mulai suka seperti ini. 

Tadi, saat aku membuka lini masa, aku melihat perinduku di status seorang teman. Dan aku mulai rindu langit biru. Yaaah. suatu saat nanti, aku mau cuti ah. Mau mengobati rasa rinduku pada langit biru. hahaha.

Tuhan, beri aku kesempatan untuk bertemu dengan perinduku. Amin :)



4 comments:

  1. Replies
    1. tak sabar buat bertemu dengan perinduku :D
      salam kenaal :)

      Delete
  2. saya juga pernah merasakan bagaimana tinggal di kota yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Eh justru malah bertahan sampai 5 tahun, bahkan banyak memberikan kenangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hal-hal yang baru selalu memberi kesan yang tak terduga, leres, pak :D

      Delete