Thursday, November 14, 2013

Feel So Sorry

Maaf.
Mungkin kata itu tidak cukup untuk mewakili apa yang telah kulakukan baik sengaja maupun tidak sengaja. Semua terjadi begitu saja. Entah saat aku sadar atau tidak. 

Sekarang udah bulan November saja. Bentar lagi Desember, selanjutnya udah 2014 saja. Ada beberapa hal yang tercapai di tahun ini, pun demikian ada beberapa hal yang belum tercapai. 

Sudah 21 tahun lebih aku hidup di dunia ini, dan aku pun belum tahu apakah aku udah lebih baik dari sebelumnya atau malah tambah lebih parah. 

Maaf, aku belum bisa jadi yang terbaik untuk Ibu, Bapak, Keluarga. Maaf kalau aku tak sengaja menyakiti teman, kamu, dan yang lainnya. Maaf, kalau aku sering merepotkan.

Aku enggak tahu sampai kapan jatah waktu, anugerah yang diberikan olehNya ini habis. Entahlah. Aku semakin merasa belum siap akan semua yang terjadi.

Tuhan.
Maafkan hamba Mu ini, yang kadang secara sadar atau tidak sadar sering melanggar perintahMu. maafkan hamba-Mu ini yang terkadang lalai kepada perintahMu. Ampuni hamba, Tuhan.

Ibu. Bapak.
Maaf, kalau aku masih belum bisa jadi anak yang baik bagi kalian. Maaf kalau aku sering bikin kalian khawatir maupun sedih. disini aku selalu mendoakan kalian sehat selalu.

Mas,
walau kadang kita sering berantem, tapi percayalah, aku sayang banget sama kamu. Bahkan, kadang aku berharap nanti punya calon suami kayak kamu atau bapak, yang solat tepat waktu, yang tanggung jawab.

Adek. 
maaf, kalau mbak belum bisa jadi mbak yang baik buat kamu. Mbak sering bawel sama kamu, nglarang ini itu, bukan karena mbak over posesif sama kamu. Mbak cuma pengen kamu jadi anak baik, kebanggaan orang tua.

Kalian.
siapapun itu. Maaf kalau ucapan serta perilaku yang tak sengaja menyakiti. Maaf atas segala khilaf yang aku lakukan.

Kamu.
Maaf, kalau aku masih belum bisa jadi yang pantas buat kamu. Maaf kalau aku masih tertatih-tatih memantaskan diri untuk kamu.

No comments:

Post a Comment