Sunday, September 23, 2012

Thanks for making me feel this way, sky :)

Langit Pagi di Colomadu
Thanks for making me feel this way, sky..
Looking at you without feel bored.
Love you, sky.
:)





 

Entah kenapa, aku selalu suka liat langit. Entah itu pagi, siang, sore, bahkan malam. Entahlah. Berasa enjoy aja gitu. Entah kalo lagi banyak masalah, seneng, kangen sama my future, merenung, dan pikiran absurd lainnya. :) Bahkan hanya dengan melihatnya saja, sudah cukup buat aku tersenyum dan bahagia. Bukankah bahagia tidaknya kita itu tergantung pada pilihan kita sendiri kan?

Bukankah kita perlu bahagia dalam hidup ini sekalipun ada masalah di kehidupan kita? Well, setiap manusia itu pasti punya masalah masing-masing dan gak semuanya perlu dilihatin ke orang lain kan? Karena menurut aku nih ya, i just want people see me that i'm happy no matter how hard i am covering my sadness.. Bukannya berpura-pura seneng sih, tapi orang lain pasti tidak mau kan kalo liat wajah kita muram melulu, berasa kurang passion in your life if u always do that. See? Jadi, tersenyumlah, itu akan buat kamu  lebih cakep. :)

"Karena cara pandang kita beda, dear.. Itu yang membuat kita beda dalam menyikapi dan menyelesaikannya, pada masalah yang sama sekalipun."
 "Makanya, jangan pernah nyepelein masalah yang dhadapi orang lain. Dan jangan iri dengan apa yang dipunyai orang lain. Sekali lagi, persepsi kita akan sesuatu itu beda-beda." 
Nah, setiap orang pun punya cara pandang sendiri-sendiri dalam menyikapi dan menyelesaikan masalah. Pada masalah yang sama sekalipun. Belum tentu masalah orang lain yang kita anggap sepele itu, kita bisa melewatinya dengan baik kan? Bukan tentang mampu tidaknya, tapi memang karena kita tidak tahu situasi yang sebenarnya menurut "matanya" dia. Well, ucapan "sabar ya" mungkin belum bisa menjadi solusi yang pas buat dia yang lagi dirundung masalah, tapi seenggaknya itu membuktikan kalo kita care sama dia, dan berusaha jadi pendengar yang baik buat dia meskipun belum bisa jadi pencari solusi. Dan aku pun sadar, aku belum bisa jadi pemberi solusi yang baik bila ada yang curhat sama aku  -__-" Tapi, aku pendengar yang baik loh #ngeles.
"Iri akan kebahagiaan orang lain itu hanya akan membuat kamu tambah sedih, dear. Percayalah Tuhan itu adil kok. Setiap orang beda persepsi tentang kebahagiaan"
"Bahkan bisa bernapas itu bisa buat kamu bahagia, dear. Bayangin aja sama yang pnya penyakit jantung dan asma. Ini cuma beda persepsi. Banyakin brsyukur y :) "
Bahkan dalam hal persepsi apa itu kebahagiaan pun, setiap orang punya cara pandang mereka sendiri-sendiri. Ada yang mengaitkannya dengan harta yang dia punya, kesehatan, kepercayaan dan lain sebagainya. Tapi percayalah, kebahagiaan itu simpel. Tersenyumlah maka kamu akan bahagia. Kamu gak harus menunggu orang lain hanya untuk membuat kamu bahagia kan? Ya, benar, orang lain bisa buat kamu bahagia, tapi sampai kapan kamu harus menunggu?

Entahlah, aku mengakui, aku pun gak luput dari berbagai masalah yang menghimpitku. Bukannya lebay sih, tapi, thats the reality of me. Pusing? iyalah. Nangis? Kadang-kadang. hehe. Manusiawi kan. Tapi seenggaknya aku masih bisa memandang langit lama-lama kalo lagi suntuk. masih bisa liat foto temen-temen yang lagi tersenyum, masih bisa bernapas bebas, dan yang terpenting, masih punya Tuhan yang selalu ada waktu buat aku. :)

Bahagia itu pilihan, dear.. Banyakin bersyukur yak :)

No comments:

Post a Comment